Universitas Gadjah Mada PUSAT STUDI PANGAN DAN GIZI
Universitas Gadjah Mada
  • Home
  • Tentang PSPG
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Profil PSPG
    • Sejarah PSPG
  • Program Pelatihan
  • Penelitian
    • Penelitian Tahun 2013
    • Penelitian Tahun 2015-2016
    • Penelitian Tahun 2017 – 2018
    • Penelitian Tahun 2019 – 2020
  • Fasilitas
    • Laboratorium
      • Lab Kimia dan Biokimia Pangan
      • Lab Mikrobiologi Pangan
      • Lab Gizi Pangan dan Gizi Klinis
      • Lab Rekayasa Pangan
    • Divisi Food & Nutrition Culture Collection (FNCC)
    • Unit Produksi Probiotik dan Kultur Starter
  • Kerjasama
    • Dalam Negeri
    • Luar Negeri
  • Layanan
    • PROSEDUR & DAFTAR BIAYA JASA ANALISIS PSPG 2025
    • Prosedur Pendaftaran Sewa Lab (Umum)
  • Beranda
  • Article
  • page. 7
Arsip:

Article

PSPG dan PUI-PT Probiotik UGM Berpartisipasi dalam Webinar Kedokteran Keluarga “Gut-Brain Axis, Hubungan Kesehatan Mental dengan Probiotik”

AgendaArticleBerita FotoRilis Monday, 7 February 2022

Pada hari Sabtu, 29 Januari 2022 Pusat Studi Pangan dan Gizi UGM dan PUI-PT Probiotik berpartisipasi dalam Webinar Kedokteran Keluarga dengan topik “Gut-Brain Axis, Hubungan Kesehatan Mental dengan Probiotik”. Pada webinar ini, Prof. Dr. Ir. Endang Sutriswati Rahayu, M.S., selaku Kepala PSPG dan PUI-PT Probiotik berkesempatan menjadi narasumber bersama Dr. dr. Ronny Tri Wirasto, Sp.KJ (Dokter spesialis kesehatan jiwa di RSUP Dr. Sardjito) dan dr. Fitriana Murriya Ekawati, MPHC, Sp.KKLP, Ph.D. (Dosen Bidang Ilmu Kedokteran Keluarga dan Masyarakat FKKMK-UGM). read more

[MATERI WEBINAR] MANFAAT PROBIOTIK PADA LANSIA

ArticleBerita FotoRilis Sunday, 21 November 2021

Pada hari Sabtu, 13 November 2021 PSPG UGM dan PUI-PT Probiotik berkesempatan mengisi Webinar Kedokteran Keluarga. Topik Webinar Kedokteran Keluarga UGM kali ini adalah Manfaat Probiotik untuk Lansia. Kepala PSPG UGM dan PUI-PT Probiotik, Prof. Endang S. Rahayu @trisyeesr yang menjadi salah satu narasumber, menyampaikan materi dengan resume sbb:

Konsep probiotik untuk lansia pertama kali disampaikan oleh Metchnikoff (awal tahun 1900) melalui teorinya “longevity without aging”, setelah beliau mengamati masyarakat Bulgaria yang memiliki umur lebih panjang, karena konsumsi susu fermentasi. Diperkirakan, susu fermentasi ini akan menginduksi usus dengan bakteri baik sehingga dapat menghambat proses penuaan.
Mitsuoka (1982) menyampaikan gut microbiota dan perannya pada tubuh manusia. Aging merupakan peristiwa alami karena aktivitas mikroorganisme pembusuk yang ada diusus kita menghasilkan beberapa metabolit berkategori toksin sehingga terjadi auto-intoksikasi yang berakibat pada proses degeneratif terkait dengan penuaan tubuh.
Penelitian kami sendiri (WJG, 2019) menunjukkan bahwa pada Lansia (dengan responden Yogyakarta dan Bali) terjadi penurunan bakteri baik Bifidobacterium dan peningkatan Enterobacteriacecae sebagai bakteri yang kurang menguntungkan.
Teori yang disampaikan Metchnikoff juga telah kami buktikan bahwa konsumsi susu fermentasi mengandung bakteri baik Lactobacillus casei strain Shirota oleh para Lansia di Bali selama 6 bulan, ternyata juga mampu meningkatkan populasi bakteri baik ini bersamaan dengan peningkatan Bifidobacterium.
Meningkatnya populasi bakteri baik pada usus diharapkan dapat memperlambat proses aging yang disebabkan oleh bakteri putrefaktif – “Longevity without Aging” – Tetap sehat diusia lanjut.
Namun penerapan pola makan sehat sedini mungkin merupakan modal utama tubuh sehat saat lansia.
Lihat Isi piringku – makanan yang beragam, berimbang dan bergizi.
Salam sehat selalu
#probiotik
#puipt_probiotik read more

Webinar Pola Makan Sehat untuk Mahasiswa

AgendaArticleBerita FotoPelatihanPenelitianRilis Friday, 24 September 2021

Webinar Pola Makan Sehat untuk Mahasiswa telah sukses diselenggarakan pada hari Jumat tanggal 3 September 2021. Webinar yang dilaksanakan oleh Pusat Studi Pangan dan Gizi, PUI-PT Probiotik bekerja sama dengan Direktorat Aset UGM, Departemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian FTP UGM, dan @healthyplateyk ini diikuti oleh 318 peserta. Sejak tahun 2019, UGM telah menyelenggarakan Health Promoting University (HPU) yang salah satu program kegiatannya yaitu tentang pola makan sehat.  Materi webinar ini selaras dengan indikator SDGs nomor 2 yaitu meminimalisir kerawanan pangan dan dan mewujudkan pola makan yang sehat bagi mahasiswa. read more

Materi Webinar Pola Makan Sehat untuk Mahasiswa – 3 September 2021

AgendaArticleBerita FotoRilis Monday, 13 September 2021

Webinar Pola Makan Sehat untuk Mahasiswa telah sukses diselenggarakan pada hari Jum’at tanggal 3 September 2021. Webinar yang dilaksanakan oleh Pusat Studi Pangan dan Gizi, PUI-PT Probiotik bekerja sama dengan Direktorat Aset UGM, Departemen Teknologi Pangan dan Hasil Pertanian FTP UGM, dan @healthyplateyk ini diikuti oleh 318 peserta yang berasal dari universitas, UMKM pangan, kantin, instansi pemerintah, hingga LSM. Webinar dibuka oleh Dr.-Ing. Ir. Djoko Sulistyo selaku Direktur Aset Universitas Gadjah Mada dan dilanjutkan dengan materi tentang pola makan sehat dan gizi seimbang oleh Prof. Dr. Ir. Agnes Murdiati, M.S., Pakartian Ayu Sugmana, S.T.P., M.P.H., dan Dr. Dwi Larasatie Nur Fibri, S.T.P., M.Sc.. Kami selaku panitia mengucapkan terima kasih kepada para Narasumber atas materi yang sangat bermanfaat dan membuka wawasan terkait pola makan sehat dan tentunya kepada seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam webinar ini. Tema webinar selanjutnya yaitu tentang Menu Makanan Sehat untuk Meningkatkan Sistem Imun. Nantikan di awal bulan Oktober 😃         Berikut tautan materi Webinar Pola Makan Sehat untuk Mahasiswa tanggal 3 September 2021 : https://bit.ly/MateriPolaMakan

Komposisi Gut Microbiota pada Individu yang Mengalami Obesitas dan Diabetes Type 2

ArticleBerita FotoPenelitianRilis Monday, 21 June 2021

Kasus obesitas dan diabetes type 2 di Indonesia meningkat setiap tahunnya, hal ini terutama disebabkan oleh pola makan dan gaya hidup yang berubah, khususnya di kota-kota besar. Apakah pola makan dan gaya hidup ini juga berpengaruh pada komposisi gut microbiota? Apakah gut microbiota juga mengalami pergeseran, sehingga terjadi dysbiosis pada individu yang mengalami obesitas serta diabetes type 2? Responden pada penelitian ini adalah dari Yogyakarta, dengan kategori sehat dan berat tubuh normal, individu dengan diabetes type 2, serta obesitas. Dari analisa mikrobiota yang ada di feses, seperti disajikan pada GAMBAR, diperoleh hasil adanya 3 jenis komunitas bakteri yang menonjol yaitu genus Bacteroides, Prevotella dan Romboutsia. Prevotella didominasi oleh kelompok sehat, Bacteroides oleh kelompok yang mengalami diebetes tipe 2, hal ini juga didukung oleh pola konsumsi karbohidrat nabati. Namun, Bacteroides fragilis yang tinggi pada pasien diabetes type 2, ternyata tidak ditemukan pada pasien yang mengonsumsi metformin. Sedang Romboutsia terdapat pada kelompok obesitas, yang memiliki pola konsumsi tinggi lemak hewani. Hal ini membuktikan bahwa memang terjadi dysbiosis pada individu dibetes type 2 dan obesitas (Microorganisms 2021, 9, 897)
Apakah konsumsi probiotik dapat membantu mengatasi terjadinya dysbiosis ini? Penelitian sedang dilakukan terkait konsumsi ProbioGama (Probiotik milik UGM) oleh penderita diabetes. Laporan menyusul.
Salam sehat selalu read more

Next Generation Probiotics

ArticleBerita FotoPenelitianRilis Tuesday, 15 June 2021

Oleh: Endang S. Rahayu

Superorganism diartikan sebagai keberadaan sel manusia bersama gut microbiota-nya, yang berinteraksi satu sama lain, bersimbiosis saling menguntungkan, yang pada kondisi normobiosis ditunjukkan dengan tubuh yang sehat. Telah banyak dibuktikan bahwa gut microbiota dalam kondisi tidak seimbang (dysbiosis) berdampak pada penyakit intestinal maupun non-intestinal. Bahkan, melalui penelitian terakhir diketahui bahwa menurunnya populasi Faecalibacterium prausnitzii secara signifikan ternyata terkait dengan penyakit gangguan usus (CD/Chron’s disease, IBD/inflammatory bowel syndrome, CRC/colorectal cancer). Sedangkan, menurunnya populasi Akkermansia muciniphila terkait dengan penyakit gangguan metabolisme, di antaranya obesitas dan diabetes. Kedua bakteri ini memiliki POTENSI untuk digunakan sebagai probiotik atau dikenal sebagai NEXT GENERATION PROBIOTICS untuk mengatasi penyakit-penyakit terkait dengan tujuan utama untuk mengembalikan gut microbiota dalam kondisi yang seimbang (normobiosis). Efikasi dan efektivitas modulasi keseimbangan gut microbiota perlu dilakukan, tidak hanya dengan probiotik konvensional (Lactobacillus, Bifidobacterium) namun termasuk yang novel atau next generation probiotics, bahkan dengan fecal microbiota transplant (FMT).
#nextgenerationprobiotics read more

Open Recruitment Trained Panelist Team

AgendaArticleBerita FotoRilis Wednesday, 9 June 2021

PERMISI MAU LEWAT!!!
Pusat Studi Pangan dan Gizi, Universitas Gadjah Mada sedang melakukan perekrutan calon panelis untuk menjadi panelis terlatih.

Syarat :
1.Mahasiswa TPHP UGM angkatan 2019 dan 2020
2.Dapat mengonsumsi susu dan produk turunannya
3.Domisili Jogja/dapat datang ke Jogja saat seleksi dan pelatihan
4.Dapat hadir dalam rangkaian seleksi dan kegiatan lainnya
5.Dalam kondisi sehat

Benefit :
1.Pelatihan uji sensoris gratis
2.Portofolio sebagai panelis terlatih
3.Sertifikat

Timeline
Periode pendaftaran : 09 – 14 Juni 2021
Seleksi panelis : 05 – 09 Juli 2021
Pelatihan panelis : diumumkan lebih lanjut read more

Makanan Fermentasi Probiotik

ArticleBerita FotoPenelitianRilis Tuesday, 8 June 2021

Oleh: Prof. Dr. Ir. Endang S. Rahayu, M.S.

Probiotik merupakan mikroorganisme, yang dikonsumsi dalam kondisi hidup dengan jumlah cukup, serta mampu berkembang biak dalam saluran pencernaan dan membawa manfaat bagi kesehatan (FAO/WHO, 2001, 2002). Probiotik sering dikaitkan dengan produk fermentasi yang masih mengandung bakteri hidup, sebagai contoh yoghurt, keju, fermentasi sayuran (kimchi, Korea) atau fermentasi biji-bijian (natto, Jepang). Masih banyak yang menganggap bahwa produk fermentasi yang saat dikonsumsi mengandung mikroorganisme hidup memiliki kriteria sebagai makanan probiotik. Padahal belum tentu mikroorganisme yang ada pada makanan fermentasi tersebut mampu berkembang biak di saluran pencernaan dan membawa manfaat kesehatan. Sehingga dalam konsensus ISAAP (2014), pengertian probiotik lebih diperjelas, yaitu mikroorganisme yang dikonsumsi dalam kondisi hidup, telah terkarakterisasi dengan jelas dan terbukti membawa manfaat bagi kesehatan tubuh. Konsensus ISAAP berikutnya tentang makanan fermentasi (2021) jelas dibedakan antara makanan fermentasi dan makanan fermentasi probiotik. Makanan fermentasi memiliki kriteria sebagai makanan probiotik, apabila didalamnya terdapat mikroorganisme yang telah terbukti sebagai strain probiotik dengan karakteristik yang jelas dan tetap hidup dengan jumlah yang dapat memberikan manfaat kesehatan sampai dengan masa kadaluwarsa. Dari definisi ini jelas bahwa walaupun makanan fermentasi mengandung mikroorganisme hidup namun kalau tidak memiliki mikroorganisme dengan karakteristik sebagai probiotik, maka makanan fermentasi tersebut belum memenuhi kriteria sebagai pangan probiotik. Berikut adalah ilustrasinya. read more

PSPG dan PUI-PT Probiotik UGM berpartisipasi dalam acara Pharmaceutical & Health Care Virtual Summit 2021

AgendaArticleBerita FotoRilis Sunday, 30 May 2021

       Pada hari Sabtu, 29 Mei 2021 Pusat Studi Pangan dan Gizi UGM dan PUI-PT Probiotik UGM berpatisipasi dalam acara Pharmaceutical & Health Care Virtual Summit 2021 yang diselenggarakan oleh Kagama Farmasi. Pada acara ini, PSPG dan PUI-PT Probiotik UGM diwakili oleh Kepala PSPG dan PUI-PT Probiotik UGM, Prof. Dr. Ir. Endang Sutriswati Rahayu, M.S. yang akab disapa Prof. Trisye Dalam presentasinya, beliau memaparkan bahwa pada obesitas dan diabetes type 2, memang terjadi dysbiosis (perubahan komposisi gut microbiota), paper 2021. Pertanyaannya – apakah modulasi dengan probiotik dapat digunakan untuk mengatasi dysbiosis? Ternyata probiotik memang dapat digunakan untuk mengatasi dysbiosis, bahwa pada responden wanita juga terjadi penurunan berat badan setelah mengonsumsi probiotik indigenous ProbioGama, selama 3 bulan (Ristek Dikti Kalbe Science Award 2018). Probiotik memang dapat membantu dalam menangani obesitas, namun diet, olah raga serta ceria tetap yang utama. Salam sehat selalu #probiotik #probiogama Berikut materi presentasi Prof. Trisye dalam acara Pharmaceutical & Health Care Virtual Summit 2021:

PROFIL PEMENANG RKSA 2018 – Prof. Dr. Endang Sutriswati Rahayu, MS

ArticleBerita Foto Sunday, 25 April 2021

“PENGARUH KONSUMSI PROBIOTIK INDIGENOUS POWDER DALAM MENGATASI OBESITAS”

Prof. Dr. Endang Sutriswati Rahayu, MS adalah salah satu pemenang RKSA 2018. Ia lahir di Yogyakarta, 22 Februari 1954, dan tinggal di Jl. Flora Bulaksumur, Yogyakarta. Beliau menyelesaikan pendidikan di S-1 jurusan Teknologi Pertanian di Universitas Gadjah Mada tahun 1979, S-2 jurusan Imu dan Teknologi Pangan di Universitas Gadjah Mada tahun 1985, dan S-3 jurusan Kimia Pertanian di Universitas Tokyo di tahun 1991.

Ia memiliki pengalaman penelitian dalam 5 tahun terakhir yaitu tahun 2012 meneliti Mapping jamur dan mikotoksin pada hasil pertanian kopi, kakao dan gaplek yang didanai oleh PHKI FTP UGM; Diversity of food-and air-borne fungi (in collaboration with CBS the Netherlands) yang didanai oleh CBS the Netherlands; ASIA Microbiome (organized by AFSLAB) yang didanai oleh AFSLAB; dan Recovery of Lactobacillus casei strain Shirota (LcS) from the Intestine of Healthy Indonesian Adults after Intake of Fermented Milk yang didanai oleh Yakult Honsha Japan. Tahun 2012-2017 meneliti Development of Internationally Standardized Microbial Resources Center (Research Topic: Biodiversity of Lactic Acid Bacteria) in collaboration with LIPI and NITE BRC, yang didanai oleh JICA Japan; Tahun 2013-2017 meneliti Pengembangan produk susu fermentasi probiotik dengan bakteri asam laktat indigenous yang didanai oleh Kementerian Riset dan Teknologi dan PT Yummy Food; dan Bakteri Asam Laktat sebagai Ingridient Pangan Fungsional dan Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh yang didanai oleh Kemenristekdikti (PUPT); Tahun 2014-sekarang sedang meneliti Evaluation of the effects of respiration inhibitors on aflatoxin contamination in postharvest peanuts yang didanai oleh Department of Applied Biological Chemistry Graduate School of Agricultural and Life Sciences, The University of Tokyo; Tahun 2015-2016 meneliti Pengembangan Teknologi Produksi Tahu yang Aman dan Awet: Studi Kasus di Pabrik Gama Tahu KP4 UGM yang didanai oleh Kemenristekdikti (PUPT); Tahun 2016-2018 meneliti Teknologi pengendalian kontaminan mikotoksin menggunakan bakteri asam laktat untuk meningkatkan mutu biji kakao yang didanai oleh Badan Penelitian Dan Pengembangan Pertanian (KP4S); Tahun 2016 juga meneliti The intestinal microbiota and intestinal environment in both elderly and young healthy people in Indonesia yang didanai oleh PT Yakult Honsha Japan; Tahun 2017-2018 meneliti Mikroenkapsulasi probiotik indigenous powder dan aplikasinya di bidang industri untuk mendukung kesehatan yang didanai oleh Kemenristekdikti melalui Penelitian Pengembangan Teknologi Industri (PPTI); Tahun 2018 meneliti The effects of a probiotic milk drink, Yakult®, containing Lactobacillus casei Shirota on the intestinal microbiota and intestinal environment in elderly healthy people in the Indonesia yang didanai oleh PT Yakult Honsha Japan; dan Tahun 2018-2022 juga meneliti Hubungan Pola Konsumsi dengan Gut Microbiota Orang Indonesia, serta Peranan Probiotik Indigenous pada Kesehatan Tubuh (Anggota). read more

1…56789…12

Berita Terbaru

  • SEMINAR BIONUTRITION HEALTH: Probiotik dan Inovasi Produk Pangan Fungsional untuk Kesehatan
  • IUMS Outreach Program
  • Kolaborasi Kerja Sama PSPG UGM dengan PT. Media Tribun Yogya
  • Uji Klinis Evosorption Tahap Kedua
Universitas Gadjah Mada

Pusat Studi Pangan dan Gizi

Universitas Gadjah Mada

Jalan Teknika Utara Barek, Yogyakarta 55281

 cfns@ugm.ac.id

 (0274) 589242

 (0274) 589242

Instagram: https://www.instagram.com/pspg_ugm/

Facebook Page: https://www.facebook.com/pspgugm/

 

 

 

 

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY