Universitas Gadjah Mada PUSAT STUDI PANGAN DAN GIZI
Universitas Gadjah Mada
  • Home
  • Tentang PSPG
    • Visi & Misi
    • Struktur Organisasi
    • Profil PSPG
    • Sejarah PSPG
  • Program Pelatihan
  • Penelitian
    • Penelitian Tahun 2013
    • Penelitian Tahun 2015-2016
    • Penelitian Tahun 2017 – 2018
    • Penelitian Tahun 2019 – 2020
  • Fasilitas
    • Laboratorium
      • Lab Kimia dan Biokimia Pangan
      • Lab Mikrobiologi Pangan
      • Lab Gizi Pangan dan Gizi Klinis
      • Lab Rekayasa Pangan
    • Divisi Food & Nutrition Culture Collection (FNCC)
    • Unit Produksi Probiotik dan Kultur Starter
  • Kerjasama
    • Dalam Negeri
    • Luar Negeri
  • Layanan
    • PROSEDUR & DAFTAR BIAYA JASA ANALISIS PSPG 2026
    • Prosedur Pendaftaran Sewa Lab (Umum)
  • Beranda
  • Berita Foto
  • Unit Produksi Probiotik dan Kultur Starter PSPG UGM

Unit Produksi Probiotik dan Kultur Starter PSPG UGM

  • Berita Foto, Pelatihan, Penelitian, Rilis
  • 17 May 2020, 14.07
  • Oleh: cfns
  • 0

Oleh: Pratama Nur Hasan, STP., M.Sc.

 

 

Saat ini Pusat Studi Pangan dan Gizi UGM telah memiliki unit produksi probiotik dan kultur starter yang diresmikan pada tanggal 8 November 2019. Unit ini memiliki alat-alat terbaru dalam menunjang  proses produksi seperti freeze dryer dan sentrifuge suhu rendah dengan kapasitas yang cukup besar yaitu 6 L untuk sekali proses, alat-alat tersebut dibeli melalui pendanaan proyek LPDP RISPRO 2019. Unit produksi ini memberikan layanan produksi berbagai macam jenis probiotik serta kultur starter yang dimiliki oleh PSPG UGM baik dalam bentuk bubuk/serbuk maupun bentuk cair. Unit ini juga telah mendapatkan sertifikasi halal dari LPPOM MUI.

 

                                

 

Unit produksi probiotik dan kultur starter memiliki beberapa ruang seperti ruang persiapan yang digunakan dalam persiapan dan pembuatan media halal. Ruang produksi utama memiliki beberapa alat seperti laminar yang di gunakan dalam proses inokulasi starter ke dalam media halal, ada juga sentrifuge suhu rendah serta freeze dryer terdapat di ruang produksi utama. Selain itu terdapat juga ruang gudang dan bahan baku serta ruang transit.

 

 

Dalam proses produksinya kultur starter atau probiotik dimulai dengan pembuatan media pertumbuhan. Media ini menggunakan bahan-bahan yang alami dan halal. Selanjutnya media yang telah siap akan diinokulasi dengan starter kultur/probiotik dan dilakukan fermentasi. Setelah proses fermentasi selesai dilakukan proses sentrifugasi untuk memisahkan pelet dan media. Pelet tersebut merupakan endapan probiotik/kultur setelah proses fermentasi. Pelet lalu di simpan pada frezeer suhu -37oC sebelum proses freeze drying. Pada proses freeze drying sampel pelet akan dikeringkan selama 40 jam. Setelah 40 jam produk probiotik/kultur starter sudah dalam bentuk kering dan dikemas dalam alumunium foil. Produk probiotik kering biasanya di blend dengan susu skim bubuk untuk mendapatkan komposisi viabilitas sesuai dengan permintaan selain itu juga dapat meningkatkan yield produksi. Dalam sekali proses produksi unit ini dapat menghasilkan 420g probiotik/kultur starter dngan viabilitas mencapai 1010 dan bila diblending dengan susu skim bisa mencapai 10 kg dengan viabilitas 109.

 

 

Tags: kultur starter probiotik PSPG pspg ugm

Leave A Comment Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Berita Terbaru

  • UGM Menandatangani MoU Kerjasama dengan Mariano Marcos State University
  • SEMINAR BIONUTRITION HEALTH: Probiotik dan Inovasi Produk Pangan Fungsional untuk Kesehatan
  • IUMS Outreach Program
  • Kolaborasi Kerja Sama PSPG UGM dengan PT. Media Tribun Yogya
Universitas Gadjah Mada

Pusat Studi Pangan dan Gizi

Universitas Gadjah Mada

Jalan Teknika Utara Barek, Yogyakarta 55281

 cfns@ugm.ac.id

 (0274) 589242

 (0274) 589242

Instagram: https://www.instagram.com/pspg_ugm/

Facebook Page: https://www.facebook.com/pspgugm/

 

 

 

 

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY